Air menjadi listrik. Listrik menjadi kopi. Kopi menjadi alasan hutan tetap berdiri. Wisata mengembalikan semuanya ke sungai, ke petani, ke desa.
Tangsi Gununghalu — destinasi wisata alam terpadu di 1.100 mdpl: air terjun tiga tingkat, 7.639 ha hutan pinus Perhutani, kopi juara dunia bertenaga mikrohidro, dan komunitas yang 16 tahun membuktikan model sirkular ini berjalan. Dikembangkan PT Tapak Alam Sangkuriang, Sangkuriang Group.
Kami tidak membangun destinasi dari nol. Cerita dan komunitasnya sudah ada — Koperasi Rimba Lestari, PLTMH, kebun kopi 50 hektar di bawah tegakan pinus, Cidadap Riverside Camp. Yang kami bawa adalah tata kelola destinasi, produk terpadu, standar keselamatan, dan akses pasar — melalui Perjanjian Kerja Sama dengan Perum Perhutani dan kemitraan tripartit bersama LMDH dan koperasi.
Curug Cilingga Payung
Kopi GununghaluAir (PLTMH 18 kW + rencana 30 kW), kopi (40 ton ceri/th, green bean Rp120rb/kg), dan hutan pinus yang dijaga karena listrik warga bergantung padanya.
Sembilan lini: wisata alam, adventure, sport, wellness, health, edukasi, akomodasi, F&B & produk lokal, event & korporat — dalam satu tiket dan satu standar keselamatan.
Ranger, barista, river crew, pemandu, terapis, kru event — warga Tangsi Jaya dan Desa Gununghalu lebih dulu. Homestay 20 rumah milik warga, bukan milik operator.
Dusun Tangsi Jaya, Desa Gununghalu, Kecamatan Gununghalu — ±50 km barat daya Bandung, 2–2,5 jam via Padalarang–Batujajar–Cililin. Kawasan hutan lindung RPH Cidadap & BKPH Gunung Halu, KPH Bandung Selatan.
Gerbang utama, camping ground eksisting, tubing, glamping & cabin, coffee house, yoga deck, pusat informasi. 7°04′02″S 107°20′50″E.
Power house PLTMH di Sungai Ciputri, roastery, cupping lab, homestay 20 rumah, Rumah Kreatif Tangsi.
Trek 1,2 km, dek pandang 3 tingkat, canyoning, via ferrata 120 m, MTB loop 6 km, sunrise point Gunung Masigit.
Lanskap kebun teh PTPN VIII, jembatan kayu, Situs Gununghalu (keturunan Raja Galuh), edu-farm sapi perah milenial.
Camp & kuliner
Camp hutan
Hutan pinus
Kebun tehPermintaan sudah terbukti: Cidadap Riverside Camp beroperasi dengan rating 4,8 tanpa pemasaran, Curug Malela menarik ratusan ribu kunjungan dengan akses yang jauh lebih berat. Tangsi mengisi celah: destinasi menginap dan pengalaman bernilai tinggi di antara Saguling dan Malela.
| Penduduk Bandung Raya (radius 2–2,5 jam) | ±9 juta |
| Wisatawan nusantara ke Jawa Barat / tahun | puluhan juta |
| Pesepeda, pelari trail & komunitas outdoor aktif Jabar (estimasi) | > 300 ribu |
| Sekolah & kampus Bandung Raya (edu-tour) | > 3.000 |
| Korporat/BUMN dengan program TJSL hutan | ratusan |
Angka pasar = estimasi untuk perencanaan; divalidasi survei 300 responden + 20 sekolah pada fase 0.
Sumbu X: kedalaman pengalaman (jam → hari). Sumbu Y: nilai per pengunjung. Tangsi menempati kuadran "menginap & bermakna" yang kosong di KBB selatan.
Investasi Rp 11,5 miliar dalam tiga tahap — seluruhnya bangunan non-permanen di area kelola ±15–25 ha, tapak terbangun ≤ 10%, di luar daerah tangkapan air PLTMH.
| Pengunjung | 83.000+ |
| Pendapatan | Rp 29–39 M |
| Margin EBITDA | ≈ 39% |
| Payback | ≈ 4 tahun |
| IRR 5 tahun | 20–34% |
| Tenaga kerja lokal | 60+ FTE + 20 KK homestay |
Angka proyeksi adalah estimasi pra-studi kelayakan; model lengkap tersedia dalam Master Dashboard.
PKS Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam (PP 23/2021, Permen LHK 8/2021), sharing pendapatan, kewajiban tanam & laporan, fungsi hutan tidak berubah.
Pemilik PLTMH dan kopi; mitra tripartit PKS; ranger, marshal, tuan rumah edu-tour; opsi saham di SPV destinasi pada tahun ke-3.
Unit Tangsi Sport & Homestay, parkir, lapak Pasar Minggu; Dana Desa untuk jalur & sanitasi; 5% pendapatan event ke kas desa.
Disparekrafbud, Dispora, Dinas Peternakan; kalender Pesona Bandung Barat & KEN; riset energi, kopi, dan daya dukung.
Alur manfaat per Rp 100 pendapatan kotor: Perhutani 10 · LMDH/koperasi 5 + pembelian kopi · dana konservasi 2 · PNBP negara ±2,5 · sisanya operasi, upah lokal (≈30% opex), dan pengembalian modal.
UMKM Center Gununghalu
Pelatihan UMKMdari tiket pengunjung hingga 2031, bibit persemaian Perhutani.
PLTMH I + II dan PLTS; destinasi off-grid ready.
dari Rp 18rb hari ini; kontrak pembelian ≥ 3 tahun.
nol plastik sekali pakai, kompos kulit kopi, wetland grey water.
Debit Ciputri dipantau publik di hub; DTA intake menjadi zona lindung mutlak dalam PKS; dana 2% pendapatan untuk turbin & bibit.
100 UMKM mitra terkurasi, 50 produk "Made in Gununghalu" berlegalitas, Pasar Minggu Tangsi 40 lapak, 60 pelaku ekraf muda — 15 dari 21 subsektor Rindekraf berproduk.
Kuota harian disepakati bersama (curug 150, camp 400); SOP rope access & river rescue; laporan terbuka ke Forum Pengelola Destinasi tiap triwulan.
Dokumentasi kegiatan Sangkuriang Group di Gununghalu dan Saguling, serta referensi konsep desain untuk fasilitas tahap 1–3. Klik foto untuk memperbesar.
Kami membuka tiga pintu: investasi tahap 1–3 dengan profit sharing, sponsorship kalender event 2027–2031, dan program TJSL/CSR berbasis hutan (adopsi petak, tanam serentak, sekolah hutan). Dokumen tersedia: master dashboard, business plan, term sheet PKS, standar keselamatan.
Unit ekowisata & adventure Sangkuriang Group — bersama PT Sangkuriang Outdoor Services (rope access, river safety, adventure crew), PT Sangkuriang Engineering Consultant (perizinan, DED, lingkungan), PT Sangkuriang Cipta Utama (konstruksi), dan Sangkuriang Corner Saguling.
Bandung · Jakarta · Subang · Bandung Barat
sangkuriang-adventure.com