Tangsi Gununghalu
Green Economy · Ekonomi Sirkular · Regeneratif — Kabupaten Bandung Barat

Ekonomi hijau sirkular dari kaki Gunung Masigit: hutan yang membiayai dirinya sendiri.

Air menjadi listrik. Listrik menjadi kopi. Kopi menjadi alasan hutan tetap berdiri. Wisata mengembalikan semuanya ke sungai, ke petani, ke desa.

Tangsi Gununghalu — destinasi wisata alam terpadu di 1.100 mdpl: air terjun tiga tingkat, 7.639 ha hutan pinus Perhutani, kopi juara dunia bertenaga mikrohidro, dan komunitas yang 16 tahun membuktikan model sirkular ini berjalan. Dikembangkan PT Tapak Alam Sangkuriang, Sangkuriang Group.

Jelajahi produkPeluang investasi & kemitraan
0hutan lindung BKPH Gunung Halu yang dijaga warga
0PLTMH swakelola sejak 2007 — 80 rumah, Rp25rb/bulan
0World of Coffee Milan 2022 — arabika Gunung Halu
0Curug Cilingga Payung, 3 tingkat, 1.276 mdpl
Green economyNol plastik · kompos kulit kopi · wetlandPLTMH 18 kW → 100 kW EBT1 tiket = 1 bibitKopi juara dunia bertenaga airCanyoning · Via ferrata · ZiplineTangsi Bike Tour · Running TrailKampung kreatif hutanGreen economyNol plastik · kompos kulit kopi · wetlandPLTMH 18 kW → 100 kW EBT1 tiket = 1 bibitKopi juara dunia bertenaga airCanyoning · Via ferrata · ZiplineTangsi Bike Tour · Running TrailKampung kreatif hutan
Visi

Destinasi ekonomi hijau sirkular pertama di Jawa Barat selatan — dimiliki bersama oleh hutan, warga, dan pengunjungnya.

Kami tidak membangun destinasi dari nol. Cerita dan komunitasnya sudah ada — Koperasi Rimba Lestari, PLTMH, kebun kopi 50 hektar di bawah tegakan pinus, Cidadap Riverside Camp. Yang kami bawa adalah tata kelola destinasi, produk terpadu, standar keselamatan, dan akses pasar — melalui Perjanjian Kerja Sama dengan Perum Perhutani dan kemitraan tripartit bersama LMDH dan koperasi.

RegeneratifEnergi terbarukanKopi & ekrafSport tourismCommunity-based
Curug Cilingga Payung
Curug Cilingga Payung — air terjun bertingkat di hutan lindung Perhutani Gununghalu
Kopi Gununghalu
Produk kopi UMKM Gununghalu di UMKM Center — arabika natural, honey, full wash
3

Sumber daya yang sudah terbukti

Air (PLTMH 18 kW + rencana 30 kW), kopi (40 ton ceri/th, green bean Rp120rb/kg), dan hutan pinus yang dijaga karena listrik warga bergantung padanya.

65

Produk wisata terpadu

Sembilan lini: wisata alam, adventure, sport, wellness, health, edukasi, akomodasi, F&B & produk lokal, event & korporat — dalam satu tiket dan satu standar keselamatan.

≥80%

Tenaga kerja lokal

Ranger, barista, river crew, pemandu, terapis, kru event — warga Tangsi Jaya dan Desa Gununghalu lebih dulu. Homestay 20 rumah milik warga, bukan milik operator.

Destinasi & titik kawasan

Satu hub, lima zona, enam puluh menit dari jalan desa ke puncak air terjun.

Dusun Tangsi Jaya, Desa Gununghalu, Kecamatan Gununghalu — ±50 km barat daya Bandung, 2–2,5 jam via Padalarang–Batujajar–Cililin. Kawasan hutan lindung RPH Cidadap & BKPH Gunung Halu, KPH Bandung Selatan.

Zona A

Cidadap Riverside Hub

Gerbang utama, camping ground eksisting, tubing, glamping & cabin, coffee house, yoga deck, pusat informasi. 7°04′02″S 107°20′50″E.

Zona B

Kampung Kopi & Energi

Power house PLTMH di Sungai Ciputri, roastery, cupping lab, homestay 20 rumah, Rumah Kreatif Tangsi.

Zona C

Koridor Curug Cilingga Payung

Trek 1,2 km, dek pandang 3 tingkat, canyoning, via ferrata 120 m, MTB loop 6 km, sunrise point Gunung Masigit.

Zona D–E

Montaya & Silvopastura

Lanskap kebun teh PTPN VIII, jembatan kayu, Situs Gununghalu (keturunan Raja Galuh), edu-farm sapi perah milenial.

Camp & kuliner
Camp dining & BBQ — model Sangkuriang Corner yang dibawa ke hub Cidadap
Camp hutan
Crew Sangkuriang Outdoor membangun basecamp di hutan pinus — pop-up coffee lab & camp
Hutan pinus
Hutan pinus Perhutani — survei lapangan tim Sangkuriang; jalur MTB, trail run, forest bathing
Kebun teh
Gathering komunitas di tepi kebun teh — lanskap Montaya & Gununghalu
Produk & pengalaman

Dari sejam bermain air sampai seminggu memulihkan diri — semua di satu kawasan.

Pasar & pangsa pasar

Dua jam dari 9 juta penduduk Bandung Raya, di koridor wisata selatan yang baru mulai dibuka.

Permintaan sudah terbukti: Cidadap Riverside Camp beroperasi dengan rating 4,8 tanpa pemasaran, Curug Malela menarik ratusan ribu kunjungan dengan akses yang jauh lebih berat. Tangsi mengisi celah: destinasi menginap dan pengalaman bernilai tinggi di antara Saguling dan Malela.

Segmen & porsi target

Pasar yang bisa dijangkau

Penduduk Bandung Raya (radius 2–2,5 jam)±9 juta
Wisatawan nusantara ke Jawa Barat / tahunpuluhan juta
Pesepeda, pelari trail & komunitas outdoor aktif Jabar (estimasi)> 300 ribu
Sekolah & kampus Bandung Raya (edu-tour)> 3.000
Korporat/BUMN dengan program TJSL hutanratusan

Angka pasar = estimasi untuk perencanaan; divalidasi survei 300 responden + 20 sekolah pada fase 0.

Target pangsa & pertumbuhan

Pengunjung 2027 → 203125.000 → 83.000+
Belanja per pengunjung 2031Rp 350–470 ribu
Porsi belanja ke UMKM lokal≥ 35%
Pangsa destinasi menginap KBB selatantarget #1 pada 2030

Posisi di peta persaingan

Sumbu X: kedalaman pengalaman (jam → hari). Sumbu Y: nilai per pengunjung. Tangsi menempati kuadran "menginap & bermakna" yang kosong di KBB selatan.

Mengapa pengunjung memilih Tangsi

  • Cerita yang tidak ada di tempat lain — air menjadi listrik, listrik menjadi kopi, kopi menjadi alasan hutan tetap berdiri.
  • Satu tiket, satu standar keselamatan — canyoning sampai yoga dijalankan operator profesional (PT Sangkuriang Outdoor Services, rope access & river safety).
  • Nilai pulang — produk kopi juara, kriya kayu pinus, foto trip oleh kreator lokal.
  • Kalender hidup — 12 event/tahun dari fun run kampung sampai trail internasional.
  • Mudah dijangkau — shuttle akhir pekan dari Padalarang/KCIC, paket koridor Saguling–Tangsi–Malela.
Rencana pengembangan 2026–2031

Tiga tahap investasi, satu Perjanjian Kerja Sama, nol perubahan fungsi hutan.

Investasi Rp 11,5 miliar dalam tiga tahap — seluruhnya bangunan non-permanen di area kelola ±15–25 ha, tapak terbangun ≤ 10%, di luar daerah tangkapan air PLTMH.

2026 Q4Fase 0 · Validasi. Survei GPS/drone, uji debit Ciputri, FGD warga, MoU 4 pihak, surat ke KPH Bandung Selatan, studi kelayakan.
2027Fase 1 · Buka & rapikan — Rp 2,8 M. PKS Perhutani, hub Cidadap, glamping 8, jalur curug & dek pandang, coffee house, SOP keselamatan, pelatihan 30 warga, soft launch.
2028Fase 2 · Menginap & belajar — Rp 4,85 M. Cabin 6, homestay 20, roastery, PLTS 20 kWp, canyoning & via ferrata, yoga deck & spa, Rumah Kreatif, sistem tiket; event regional.
2029Fase 3 · Terpadu & sirkular — Rp 3,85 M. Edu-farm dairy & biogas, wetland, canopy deck, zipline, MTB trail, klinik wellness, shuttle koridor; event nasional.
2030–31Skala & replikasi. Event internasional (ITRA, Coffee & Energy Village Festival), opsi saham koperasi di SPV, replikasi model ke Curug Malela bersama Perhutani.

Proyeksi (skenario moderat)

Pendapatan (Rp M)EBITDA (Rp M)

Ukuran keberhasilan 2031

Pengunjung83.000+
PendapatanRp 29–39 M
Margin EBITDA≈ 39%
Payback≈ 4 tahun
IRR 5 tahun20–34%
Tenaga kerja lokal60+ FTE + 20 KK homestay

Struktur pendanaan

Ekuitas TAS / Sangkuriang Group40%
Investor mitra (profit sharing 5 th)30%
Hibah / TJSL / EBT20%
Kredit hijau / KUR koperasi10%

Angka proyeksi adalah estimasi pra-studi kelayakan; model lengkap tersedia dalam Master Dashboard.

Kemitraan & tata kelola

Perhutani menyediakan hutan, warga menyediakan tuan rumah, kami menyediakan standar dan pasar.

Pemilik kawasan

Perum Perhutani KPH Bandung Selatan

PKS Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam (PP 23/2021, Permen LHK 8/2021), sharing pendapatan, kewajiban tanam & laporan, fungsi hutan tidak berubah.

Tuan rumah

Koperasi Rimba Lestari & LMDH Gununghalu

Pemilik PLTMH dan kopi; mitra tripartit PKS; ranger, marshal, tuan rumah edu-tour; opsi saham di SPV destinasi pada tahun ke-3.

Desa

Pemdes & BUMDes Gununghalu

Unit Tangsi Sport & Homestay, parkir, lapak Pasar Minggu; Dana Desa untuk jalur & sanitasi; 5% pendapatan event ke kas desa.

Pemerintah & kampus

Pemkab KBB, Kemenpar, Unsada, IESR, Poltekpar NHI

Disparekrafbud, Dispora, Dinas Peternakan; kalender Pesona Bandung Barat & KEN; riset energi, kopi, dan daya dukung.

"Setiap rupiah pendapatan wisata harus menambah alasan bagi warga untuk menjaga Sungai Ciputri dan tegakan pinus."

Alur manfaat per Rp 100 pendapatan kotor: Perhutani 10 · LMDH/koperasi 5 + pembelian kopi · dana konservasi 2 · PNBP negara ±2,5 · sisanya operasi, upah lokal (≈30% opex), dan pengembalian modal.

UMKM Center Gununghalu
Peresmian UMKM Center Gununghalu di Kedai Sangkuriang — warga, Pemdes, Polsek, Perhutani
Pelatihan UMKM
Akselerasi digital UMKM Gununghalu bersama Telkom & Danantara — 9 Okt 2025
Lingkar sirkular & dampak

Setiap rupiah berputar kembali: ke sungai, ke petani, ke desa. Yang kami ukur, bukan yang kami janjikan.

120.000

pohon ditanam

dari tiket pengunjung hingga 2031, bibit persemaian Perhutani.

100 kW

energi terbarukan

PLTMH I + II dan PLTS; destinasi off-grid ready.

Rp 25rb

per kg ceri ke petani

dari Rp 18rb hari ini; kontrak pembelian ≥ 3 tahun.

< 80 g

sampah ke TPA / pengunjung

nol plastik sekali pakai, kompos kulit kopi, wetland grey water.

Energi & air

Debit Ciputri dipantau publik di hub; DTA intake menjadi zona lindung mutlak dalam PKS; dana 2% pendapatan untuk turbin & bibit.

Ekonomi lokal

100 UMKM mitra terkurasi, 50 produk "Made in Gununghalu" berlegalitas, Pasar Minggu Tangsi 40 lapak, 60 pelaku ekraf muda — 15 dari 21 subsektor Rindekraf berproduk.

Keselamatan & daya dukung

Kuota harian disepakati bersama (curug 150, camp 400); SOP rope access & river rescue; laporan terbuka ke Forum Pengelola Destinasi tiap triwulan.

Galeri

Yang sudah berjalan, dan yang sedang kami rancang.

Dokumentasi kegiatan Sangkuriang Group di Gununghalu dan Saguling, serta referensi konsep desain untuk fasilitas tahap 1–3. Klik foto untuk memperbesar.

Undangan bermitra

Investor, sponsor event, mitra CSR, kampus, komunitas — Tangsi dibangun bersama.

Kami membuka tiga pintu: investasi tahap 1–3 dengan profit sharing, sponsorship kalender event 2027–2031, dan program TJSL/CSR berbasis hutan (adopsi petak, tanam serentak, sekolah hutan). Dokumen tersedia: master dashboard, business plan, term sheet PKS, standar keselamatan.

Hubungi tim pengembanganKembali ke atas

PT Tapak Alam Sangkuriang

Unit ekowisata & adventure Sangkuriang Group — bersama PT Sangkuriang Outdoor Services (rope access, river safety, adventure crew), PT Sangkuriang Engineering Consultant (perizinan, DED, lingkungan), PT Sangkuriang Cipta Utama (konstruksi), dan Sangkuriang Corner Saguling.

Bandung · Jakarta · Subang · Bandung Barat
sangkuriang-adventure.com